oleh

Pengunjung Objek Wisata Danau Sipin Sepi di Era Pandemi Covid-19

Mediajambi.com – Walau Pemerintah Kota Jambi telah membuka kembali beberapa objek wisata yang ada di Kota Jambi, namun masih sepi pengunjung. Setelah beberapa bulan kawasan wisata di Kota Jambi ditutup guna mencegah penyebaran Covid-19.

Pantauan dikawasan wisata Danau Sipin Jambi,  Minggu (1/11/2020) di objek wiasata yang menjadi andalan Kota Jambi ini terlihat sepi, hanya terlihat beberapa orang yang ingin naik perahu motor (ketek).  Padahal sebelum pandemic Covid-19 lokasi yang sangat strageis ini selalu ramai dikunjungi masyarakat dari berbagai penjuru bahkan ada yang berasal dari luar daerah. “Dulu sebelum ada Covid-19 sangat ramai, tapi kini sepi,” ujar  Jang Cik (35) pengemudi perahu motor (ketek) hias.

Menurutnya saat ini ada 33 perahu motor (ketek)  hias yang mangkal dikawasan ini terkadang dalam sehari tak ada penumpang yang ingin berwisata mengitari Danau Sipin. Dikawasan wisata ini kata ada dua jenis angkutan tradisional yaitu perahu dayung dan ketek motor. “Untuk ketek satu penumpang dikenakan tarif Rp 10.000/orang. Sedang perahu dayung dibandrol Rp 30.000/perahu,” ujar

Ketek dihias dipasang beberapa kursi, penumpang bisa duduk nyaman melihat pesona air sambil berfoto ria. Sehingga menambah daya tarik pengunjung untuk mengitari Danau Sipin yang dulu dipenuhi keramba jaring apung dan enceng gondok. Kini sudah menjadi kawasan wisata andalan Kota Jambi dan disekeling danau sudah dipasang joging track. “Satu ketek biasanya dicater oleh satu keluarga, bisa memuat sekitar 20 penumpang,” jelasnya.

Baca Juga  Jalan Provinsi di Tanjabtim Kembali Rusak

Menurutnya sejak pandemi Covid-19  berkunjung dan yang naik perahu sepi. Terkadang tak ada satupun penumpang, hanya mengangkut warga yang hendak menyeberang. “Kami tidak tahu, mengapa warga malas berkunjung, padahal saat ini hari libur. Kalau dulu kami bisa mengangkut penumpang sampai tigra trif,” ucapnya.

Selaku pengemudi ketek ini menyambut gembira area wisata dibuka kembali. Dengan demikian perekonomian warga yang mencari nafkah baik sebagai pengemudi ketek atau perahu dan warung-warung makanan yang ada hidup kembali. Namun demikian walau sudah dibuka tapi harus mematuhi protokol kesehatan, yang telah ditetapkan tim gugus tugas Covid-19. “Tim gugus tugas selalu memantaui jumlah penumpang yang naik,” ujarnya.

Baca Juga  Fachrori: JPS Bantu Ringankan Beban Masyarakat

Jumlah penumpang dibatasi, sesuai instruksi Walikota Jambi yang berlaku. Selain itu pengunjung juga kita imbau tetap menjaga dan menerapkan protokol kesehatan. “Kami akan mematuhi aturan yang ditetapkan, agar jangan ada wisatawan yang terkonfirmasi Covid-19,” ucapnya. (mas)

Komentar

News Feed