Mediajambi.com – Dalam dua hari ini di Provinsi nihil terkonfirmasi Covid-19. Data dari Satuan Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Jambi, Minggu (1/11/2020) jumlah warga Jambi yang terpapar sebanyak 1.230 orang 23 orang diantarnya meninggal dunia.
Juru bicara Satusn Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Jambi, Johansyah mengatakan dalam dua hari ini tidak ada penambahan kasus. Hal ini disebabkan tidak ada laporan dari satgas kabupaten/kota. “Mudah-mudahan penyebaran Covid-19 secepatnya berakhir,” ucapnya.
Namun demikian pemerintah Provinsi Jambi meminta masyarakat untuk memahami bahwa telah terjadi transmisi lokal akibat kontak dari satu kantor dan satu keluarga (rumah), oleh karenanya disiplin menjaga protokol kesehatan sangat penting untuk menyelamatkan diri sendiri, keluarga dan orang lain.
“Kedisiplinan dan kepedulian bersama adalah kunci sukses bagi kita semua untuk memutus mata rantai penularan Covid-19. Jangan lupa untuk selalu patuhi 3M+ protokol kesehatan selama masa pandemi Covid-19,” jelasnya.
Secara keseluruhan warga Provinsi Jambi yang terkonfirmasi covid 19 berjumlah 1.230 orang, dalam proses 588 orang, suspek 115. Sedangkan pasien yang dinyatakan sembuh sebanyak 619 orang dan kematian 23 orang. Dari data itu, Kota Jambi masih tertinggi 483 orang, diikuti Muarojambi 155 orang, Tanjab Barat 138 orang dan Sarolangun 111 orang. “Spesimen 171 dan hari ini tidak ada hasil uji swab yang keluar,” ungkap johansyah.
Hingga saat ini hanya Kota Sungaipenuh yang berada di zona kuning atau daerah yang berisiko rendah. Sedangkan 10 kabupaten/kota lainnya masuk zona orange. “Artinya 10 wilayah adalah berisiko sedang dalam penyebaran Covid-19. Penetapan zona ini oleh Tim Gugus Covid-19, pusat,” ujar Johandyah. (mas)











Komentar