Oleh: Hendry Nursal*
OPINI – Data menunjukan besarnya angka kaum muda di provinsi Jambi, tentu tidak salah jika pemuda disebut masa depan provinsi Jambi khususnya dan masa depan bangsa Indonesia umumnya. Tetapi patut juga menjadi perhatian adanya ketimpangan antara jumlah pengangguran dan pencari kerja, itu akan melahirkan banyak efek negatif berbau kriminalitas.
Mulailah menyiapkan buku catatan untuk menentukan arah finansial. Masa depan Indonesia dan masa depan Provinsi Jambi, ada di tangan anda.
Hidup di tengah besarnya perkembangan teknologi dengan segala kecanggihan dan kemudahan mengakses informasi menjadi ladang bagi personal kreatif, sehingga mampu membuka ruang bebas berinovasi yang menghasilkan secara finansial. Itu bisa diwujudkan secara nyata dikala usia produktif, usia kaum muda atau yang lebih dikenal dalam konsep kekinian ialah Milenial. Siapa mereka,?
Dalam berbagai referensi, ahli menyebut awal 1980 hingga 2000-an sebagai kelahiran Milenial karena adanya peningkatan besar (booming) kelahiran, generasi yang tumbuh dengan komputer dan internet. Disokong pula oleh Telepon pintar (Smartphone) atau Gadget, peranti dengan fungsi praktis serta canggih. Maka sangatlah mudah memenuhi kemampuan mereka untuk memahami sektor keuangan, juga mengimplementasikan, pada akhirnya menikmati hasil di masa depan.
Namun faktanya kecanggihan tersebut juga diikuti dengan sesuatu yang menggiurkan kaum muda menghabiskan waktu berlama-lama di gadget bermain secara daring tanpa tujuan jelas hanya alasan mencari hiburan, bukan menggali pemahaman bagaimana memenuhi pundi-pundi tabungan di hari tua.
Itu saya sebut euphoria perkembangan teknologi yang diisi dengan gaya hidup, menikmati secangkir kopi ditempat mewah atau memburu sudut-sudut tertentu mengejar hasil jepretan demi gengsi dan pengakuan. Semua sekedar memenuhi keinginan zaman bukan kebutuhan mendasar, seharusnya dapat dikelola secara maksimal. Bukankah sangat luar biasa, jika mengikuti gaya hidup dinamis dengan segala euphoria tadi namun juga menghasilkan,?
Pengetahuan yang minim sudah tentu, seharusnya dapat dirasakan mereka dalam keseharian bagaimana sulitnya mengatur keuangan, mengontrol pengeluaran akibat keinginan belaka. Terkesan kurang peduli menjadi tambah nyata di kehidupan Milenial saat ini.
Artikel ini telah tayang di Jambidaily.com
Judul Milenial Cerdas ‘Usia Muda Rajin Investasi Tua Merajut Mimpi’
Klik disini untuk baca selengkapnya: https://jambidaily.com/2020/10/02/milenial-cerdas-usia-muda-rajin-investasi-tua-merajut-mimpi/
Penulis: Hendry Nursal











Komentar