oleh

Pemkot Pasang CCTV di Pasar Talang Banjar Guna Monitoring PKL

JAMBI– Pemerintah Kota Jambi melalui Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) akan memasang Closed Circuit Television (CCTV) di beberapa pasar tradisional. Hal itu guna memonitoring adanya pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di lokasi ilegal. Khususnya di Pasar Tradisional Modern Talang Banjar Baru.

“Khusus Talang Banjar kita pasang dua titik, dari arah jalan Orang Pingai satu titik dan Jalan Pakubuono satu titik,” lata Kadis Kominfo Kota Jambi, Nirwan.

Ia mengatakan, timnya kini sedang survey lapangan. Diperkirakan bulan Mei nanti pekerjaan tersebut mulai dilakukan. “Anggarannya di Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag). Kami sifatnya hanya membantu memasang jaringannya. Perkiraan butuh Rp200 juta. Karena jaringannya itu yang mahal, kalau kamera tidak terlalu. Ini baru awal, nanti kalau mau nambah kamera lebih murah, karena jaringannya sudah ada,” ujarnya.

BACA JUGA:  Smartfren Luncurkan Program Teman Kreasi Indonesia

Menurut Nirwan, CCTV di beberapa pasar itu nantinya akan terkoneksi dengan sistem Sikoja. Sehingga petugas bisa mengakses kapan pun. Sehingga pedagang tak bisa kucing-kucingan lagi.

Selain memasang kamera CCTV di beberapa pasar tradisional, pihaknya juga tengah survey pemasangan WIFI gratis di beberapa taman. “Ada juga beberapa usulan pemasangan WIFI gratis. Tapi kita survey dulu mana yang terdekat dengan jaringan Fiber Optik (FO),” katanya.

BACA JUGA:  Ardy Daud: Libur Panjang Tidak Menjadi Penyebab Naiknya Covid-19

Kata Nirwan, menjadikan Kota Jambi, sebagai Smart City tak hanya didukung oleh pembangunan sejumlah infrastruktur pendukung. Namun di tengah kecanggihan teknologi masa kini, masyarakat diminta agar tak gagap teknologi (gaptek).

Maka dari itu, Diskominfo Kota Jambi saat ini mendukung hal tersebut dengan memasang Wi-Fi yang merupakan sebuah teknologi yag memanfaatkan peralatan elektronik untuk bertukar data secara nirkabel (menggunakan gelombang radio) melalui sebuah jaringan komputer, termasuk koneksi internet berkecepatan tinggi.

BACA JUGA:  Kasus Positif Covid-19 di Jambi Sudah Tembus 513 Orang, 11 Meninggal

Nirwan menyebutkan, tahun ini pihaknya memasang setidaknya lima titik Wi-Fi, khusus diperuntukkan bagi kampung bantar yang ada di Kota Jambi.

“Selain itu kita pasang di daerah atau kawasan yang dilalui kabel fiber optik,” sebutnya, dilansir dari jambione.com grup siberindo.co.

Selain mendukung kebutuhan menjadi Kota Jambi, menjadi Smart City. Pemasangan Wi-Fi di sejumlah titik ini, juga untuk memberikan pengetahun serta akses informasi terhadap masyarakat.

“Untuk daerah-daerah lain nantinya akan menyusul tentunya,” timpalnya. (*/cr1)

News Feed