oleh

Ditemukan Banyak Tidak Pakai Masker, Maulana Turun Sidak

Mediajambi.com- Angka terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Jambi, terus mengalami peningkatan cukup signifikan. Wakil Walikota Jambi, Maulana menyebutkan, hal tersebut tak sebanding dengan angka kesembuhan yang ada.
Lagi-lagi, Maulana tak menampik masih minimnya kesadaran masyarakat, terutama pada kamu muda-mudi dalam hal menerapkan protokol kesehatan selama masa pandemi Covid-19.
Ini dibuktikan oleh nya dari hasil sidak yang dilakukan pada Sabtu (3/10/2020) malam di sejumlah tempat di Kota Jambi. Berangkat dari Mako Damkar sekitat pukul 21.45, Wakil Walikota Jambi, Maulana didampingi sejumlah petugas terlebih dahulu menyisir kawasan Tugu Juang.
Tujuannya adalah, selain memastikan kepatuhan penerapan protokol kesehatan juga untuk memastikan masyarakat mematuhi aturan jam malam yang telah ditetapkan belum lama ini.
Melihat ada petugas turun dari mobil, pengunjung Tugu Juang pun berhamburan. Termasuk para sejumlah Pedagang Kaki Lima (PKL) yang ada bergegas merapihkan dagangan mereka. Beberapa di antaranya bahkan kedapatan tidak menggunakan masker.
Mau tak mau mereka terpaksa dikenakan sanksi denda Rp 50 ribu. Tak hanya di Tugu Juang, namun di kawasan Kolonel Abundjani, Kecamatan Telanaipura, petugas juga terlihat memberhentikan pengendara yang tak taat menggunakan masker.
Termasuk Wakil Walikota Jambi, Maulana. Ia terlihat memberhentikan dua remaja, yang saat itu mengendarai motor matic, tanpa menggunakan helm dan masker. “Berhenti dulu kamu. Kenapa tidak memakai helm dan masker? Kamu tahu tidak sekarang Covid-19 ini membahayakan,” tegur Maualana kepada dua remaja tersebut.
Mereka pun dikenakan sanksi oleh petugas. Kemudian rombongan kembali menyisir pedagang yang ada di kawasan Jalan Arif Rahman Hakim dan kawasan UIN Telanaipuran serta SMAN 5 Kota Jambi. Hasilnya para pedagang dan pembeli terlihat kocar-kacir.
“Tujuan saya turun ini untuk memotivasi petugas. Kebanyakan remaja yang melanggar, memang daya tahan tubuh mereka bagus. Tapi ketika mereka pulang, itu tidak menjamin,” sebut Maulana.
Lebih lanjut, di lapangan pihaknya terpaksa memarahi sejumlah pelanggar, sebab ada perlawanan dan bantahan yang dilakukan kepada petugas. Namun ia mengatakan itu bukan karena pihaknya benci kepada pelanggar. “Tujuannya bukan benci atau untuk kepentingan pemerintah. Tapi bagaimana, inilah cara kami untuk menjaga masyarakat nya. Tolong sadar pentingnya menjaga kesehatan dan menerepkan protokol kesehatan,” tutupnya.(Yen)

Baca Juga  Langgar Protokol Covid-19, Odua Weston Hotel Jambi Didenda Rp 10 Juta

 

Komentar

News Feed