Mediajambi.com – Nilai ekspor asal Provinsi Jambi pada bulan Agustus2020 turun 6,90persen dibanding bulan Juli 2020, yaitu dari US$ 132,76 juta menjadi US$123,60 juta. Penyebab utama turunnya nilai ekspor Provinsi Jambi bulan Agustus 2020 adalah turunnya ekspor pada komoditi pinang, komoditi kopi, teh, dan rempah-rempah,komoditi karet dan olahannya,komoditi kayu lapis, komoditi arang, komodoti pulp dan kertas, serta komoditi batubara.
Kepala BPS Provinsi Jambi Wahyudin mengatakan nilai ekspor sampai dengan bulan Agustus 2020 yaitu sebesar US$ 1.144,09 juta, lebih rendah dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2019, yaitu turun sebesar 44,03 persen. Kontribusi terbesar terhadap total ekspor di Jambi adalah ekspor kelompok Pertambangan yaitu sebesar 48,24 persen, diikuti Kelompok Industri sebesar 43,81persen, dan Kelompok Pertanian sebesar 7,94persen.
Bila dirinci menurut komoditi,Kelompok Industri didominasi oleh karet dan olahannya yang memberikan kontribusi mencapai21,96persen. “Penyumbang kontribusi terbesar dari Kelompok Pertambangan yaitu minyak dan gas yang mencapai 46,18persen. Sedangkan dari Kelompok Pertanian, komoditi pinang memiliki sumbangan 5,99persen,” ujarnya.
Secara umum nilai ekspor asal Provinsi Jambi pada Bulan Agustus 2020ke beberapa negara utama mengalami penurunan. Ekspor Jambi yang mengalami peningkatan adalah ke Singapura, Jerman, Cina, dan Jepang. Sedangkan pergerakan turunnyanilai ekspor dapat diamati ke negaraMalaysia, Thailand, Inggris, Amerika Serikat, India, Australia, Korea Selatan dan Taiwan.Sampai dengan Bulan Agustus 2020dibanding periode yang sama tahun sebelumnya,menunjukkan bahwa sebagian besar transaksi ekspor mengalami penurunan. “Namun demikian,ada beberapa transaksi ekspor ke berbagai negara mengalami peningkatan, peningkatan terjadi pada ekspor ke Australia,” ungkapnya.
Tiga komoditi utama ekspor pada bulan Agustus 2020, yaitu komoditi Migas, komoditi Karet dan olahannya, serta komoditi Pulp dan Kertas. Ekspor terbesar adalah komoditi Migas yang pada bulan ini diekspor ke Singapura.Komoditi Karet dan Olahannya terbanyak diekspor keIndia,Amerika Serikat, dan Cina. “Komoditi Pulp dan Kertas terbanyak diekspor ke Cina, Amerika Serikat, dan Inggris,” ucapnya.
Selanjutnya tiga negara utama berdasarkan komoditi yang di ekspor pada bulan Agustus 2020. Jumlah ekspor ke tiga negara mencapai 68,62persen dari total ekspor. Ekspor terbesar adalah ke negara Singapura sebesar 52,84 persen dengan komoditi utama yaitu komoditi migas, komoditi pinang, serta komoditi karet olahan. Selanjutnya adalah ekspor ke Jepang sebesar 8,24persen dengan komoditi utama adalah komoditi minyak nabati, komoditi karet olahan, serta komoditi kayu lapis.Sedangkan komoditi terbesar yang diekspor ke Cina adalah komoditi pulp dan kertas,komoditi karet olahan, serta komoditi kayu lapis.(mas)











Komentar