oleh

Sudah 613 Warga Jambi Positif Covid-19, Salah Satu Pasien Baru Jubir Gugus Tugas Tanjab Barat     

 

JAMBI- Warga Jambi diminta untuk terus meningkatkan kewaspadaan. Patuhi protokol  kesehatan. Pakai masker, sering sering cuci tangan dan sedapat mungkin hindari kerumunan. Pasalnya, hingga Senin (5/10) kemarin, belum ada tanda tanda penurunan kasus Covid-19 di Bumi Sepucuk Jambi Sembilan Lurah ini.

Bahkan, Senin kemarin terjadi rekor tertinggi penambahan kasus baru. Yaitu sebanyak 25 orang. Kini total warga Jambi terkonfirmasi postif corona sudah mencapai 613 orang. Sementara itu, pasien sembuh juga bertambah 5 orang. Totalnya menjadi 286 orang dan 14 orang meninggal dunia.

Data dari Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Jambi, Johansyah dari 25 pasien postif baru tersebut, terbanyak berasal dari Tanjab Barat, yakni 14 orang. Kemudian kabupaten Merangin 6 orang. Muarojambi 3 orang, dan dari Kerinci dan kota Jambi masing-masing 1 orang.

Baca Juga  Warga Jangan Mengabaikan Protokol Kesehatan, Covid-19 Belum Usai

Informasi yang diperoleh, salah satu yang terkonfirmasi positif dari Tanjab Barat tersebut adalah jubir gugus tugas penangan Covid-19 Tanjab Barat, Taharuddin. ‘’ Saya melakukan swab pada tanggal 26 September lalu. Hasilnya keluar hari ini (kemarin) dan saya dinyatakan terkonfirmasi positif,’’ katanya, Senin malam (5/10).

Menurut Tahar, sejak melakukan swab, dia langsung melakukan isolasi mandiri dan sampai kemarin tidak ada kontak dengan siapapun. Dia menghimbau kepada siapa saja yang merasa ada kontak erat dengan dengan pasien terkonfirmasi positif, segera melakukan pengecekan di pos kesehatan terdekat. Selain itu, Tahar juga meminta doa agar dapat menjalani isolasi dengan baik dan segera diberi kesembuhan.

Sedangkan 5 pasien sembuh, berasal Kota Jambi 3 orang dan 2 orang dari Sungai Penuh. Semuanya berjenis kelamin perempuan.

Di bagian lain, penutupan aktivitas kantor/instansi akibat Covid-19 terus bertambah. Salah satunya adalah Kantor Bawaslu Provinsi Jambi. Kantor yang berlokasi di Kelurahan Sungai Putri, Kecamatan Danau Sipin, Kota jambi itu ternyata sudah ditutup sementara sejak awal Oktober lalu setelah salah satunya stafnya ada yang reaktif saat rapid test.

Baca Juga  Kejari Muaro Jambi Sosialisasikan Tindakan Pencegahan Karhutla

Ketua Bawaslu Provinsi Jambi Asnawi membenarkan informasi tersebut. Menurut dia, kantor Bawaslu ditutup sementara sejak tanggal 1 Oktober lalu hingga 7 Oktober besok. Dia juga membenarkan adanya satu staf di Kantor Bawaslu yang reaktif rapid test. Saat ini pihaknya masih menunggu hasil uji swab dari staf yang reaktif tersebut.

“Seorang staf Bawaslu Provinsi Jambi hasil rapid tesnya reaktif. Makanya dilaksanakan uji swab kepada staf Bawaslu lainnya,” katanya.

Asnawi menegaskan, meski kantor ditutup, tidak menggangu aktivitas pengawasaan Pilkada. Saat ini semua aktivitas dilakukan di rumah masing-masing. Menurut Asnawi, pihaknya sudah mengatur pola kerja sehingga fungsi pengawasaan tetap berjalan.

Baca Juga  Covid-19 Meningkat, Sidang Perkara Gratifikasi Mantan Plt Kadis PUPR Jambi Ditunda

“Kita atur jangan sampai kosong pengawasan. Kegiatan Bawaslu Kabupaten Kota, di Kecamatan dan Kelurahan juga tetap berjalan. Saya minta tetap mempedomi protokol Covid-19,” katanya.

Sementara itu, secara nasional Kasus Covid-19 di Indonesia juga belum menunjukkan tanda-tanda mereda. Malah semakin meningkat, setiap harinya ribuan orang terkonfirmasi positif Covid-19.

Update Kementerian Kesehatan, Senin (5/10), hanya dalam kurun waktu 24 jam kasus positif Covid-19 bertambah sebanyak 3.622 pasien. Secara total, jumlah kasus positif Covid-19 di Indonesia sudah jauh lebih tinggi dari negara-negara Asia lainnya. Yakni 307.120 orang.

Dari jumlah tesebut, 232.593 diantaranya sudah dinyatakan sembuh. Dan yang meninggal dunia 11.253 orang. Saat ini masih ada 63.274 pasien Covid-19 yang menjalani perawatan. (ist/jambione.com)

 

 

 

Komentar

News Feed