Oleh: Hendry Nursal
JAMBIDAILY JURNAL – Sore itu, telepon berdering dan terdengar kabar bahwa sang Ibu mengalami penurunan kesehatan dengan deteksi awal mengalami kenaikan tensi darah mengakibatkan menjadi lemah secara fisik, diperburuk dengan vertigo bahkan sulit berdiri. Tanpa pikir panjang, segera menuju rumah sakit yang berjarak sekira 120 kilometer dengan waktu tempuh 2 jam 30 menit karena merasa untuk biaya bukan suatu permasalahan.
Sembari membawa satu kartu bernama Jaminan Kesehatan masyarakat (jamkesmas) yaitu sebuah program jaminan kesehatan untuk warga Indonesia yang memberikan perlindungan sosial dibidang kesehatan untuk menjamin masyarakat miskin dan tidak mampu yang iurannya dibayar oleh pemerintah agar kebutuhan dasar kesehatannya yang layak dapat terpenuhi, program ini dijalankan oleh Departemen Kesehatan sejak 2008.
Lega rasanya setelah ditangani dengan baik, tinggal menuju ruang perawatan. Masalah timbul, kami terdiam mendengar keterangan dari bagian administrasi salah satu rumah sakit di kota Jambi, selembar kartu berlogo BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) dan JKN (Jaminan Kesehatan Nasional) tidak lagi berlaku atau nonaktif. Kami diberikan waktu tiga hari untuk menanyakan keaktifan peserta, hanya dalam waktu tiga hari.
“Ini dalam data yang kami lihat, tidak lagi aktif jadi silahkan tanyakan langsung ke pihak BPJS, kami tunggu dalam waktu tiga hari. Dalam waktu tiga hari kalau tidak ada penjelasan atau memang ternyata benar tidak aktif. Pasien masuk klasifikasi pembayaran secara pribadi,” Tegas perempuan muda dengan sedikit bernada keras.
Nada keras itu diiringi dengan tampilan wajah terkesan ‘garang’ pula, dan penegasan yang diucapkan berulang-ulang kali. Secara psikologis kami sedang dititik tidak stabil, kami benar-benar merasakan amarah yang harus dipendam. Jalan jauh yang ditempuh berdampingan rasa khawatir itu bukan rangkaian liburan yang manis.
Artikel ini telah tayang di Jambidaily.com
Judul Jangan Menunggu, Resiko Hidup Tak Ragu-Ragu untuk Datang
Klik disini untuk baca selengkapnya: https://jambidaily.com/2020/10/06/jangan-menunggu-resiko-hidup-tak-ragu-ragu-untuk-datang/











Komentar