oleh

Ini Panggung Ku, Engkau Larang Aku Datang

Oleh: Hendry Nursal

OPINI – Jarum jam baru saja melewati angka 7 pagi, bak pasar murah, bagai adanya pemotongan harga besar-besaran di supermarket, pembeli menyerbu demi memiliki barang buruan, demi mendapatkan impiannya. Tapi ini bukanlah adegan pembeli, mereka pemuda berbakat bergegas memilih tempat untuk berlatih.

Mereka mengisi setiap sudut di luar gedung teater arena Taman Budaya Jambi (TBJ) puluhan anak muda terlihat berekspresi, terdengar suara-suara lantang berhias kerutan rona wajah yang mengeras bersama semangat mereka jelang menuju panggung pertarungan.

Baca Juga  Sekeluarga Mendayung Menerobos Amukan Badai COVID-19 #6 : Dibentak Doni Monardo Saat Baru Saja Dinyatakan Positif COVID-19

Peristiwa tidak biasa tersebut sedikit bikin kita senyum kecut, berupaya menjadi yang tercepat datang. Momen langka tidak pernah terjadi sebelumnya, tidak ada ketakutan kehilangan tempat. Mungkin karena berbagai faktor, padahal suasana masih dalam kepungan pandemi Corona Virus Disease (Covid-19) yang belum usai.

Dengan tegasnya panitia terhadap protokol kesehatan, meyakinkan peserta turut terlibat dalam perlombaan. Minimnya kegiatan selama pandemi dan terbuka kembali dengan adanya tatanan kehidupan baru (New Normal) kemungkinan terbesar menjadi faktor semangat mereka tetap tangguh berkreativitas.

Baca Juga  Rumit, Remeh dan Ramahnya Penanggulangan Pandemi Covid-19 di Indonesia

Kompetisi ini bukan kali pertama, tetapi sudah menjadi rutin tahunan yang diselenggarakan TBJ UPTD Kebudayaan dan Pariwisata (Budapar) provinsi Jambi. Setiap tahun menghadirkan jawara-jawara muda berbakat di panggung teater, tentu terasa istimewa saat menggenggam mahkota raja panggung di ajang terbesar bagi aktor aktris muda di provinsi Jambi.

Lebih terasa istimewa di perhelatan kali ini selain bertarung peran juga bertarung menembus rasa khawatir akan pandemi yang belum menunjukan penurunan setelah mewabah di Indonesia sejak Maret 2020.

Baca Juga  19 Tetangga Terinfeksi Usai Urus Jenazah Positif COVID-19 Tak Terbuka

Salah satu peserta asal Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 11, yang berada di kabupaten Muaro Jambi, perempuan bungsu dari 5 bersaudara namun enggan namanya dituliskan (Minggu, 11/10/2020) dengan penuh semangat bercerita penantiannya karena mengikuti lomba sejenis adalah yang pertama.

 

 

Artikel ini telah tayang di Jambidaily.com
Judul Ini Panggung Ku, Engkau Larang Aku Datang
Klik disini untuk baca selengkapnya: https://jambidaily.com/2020/10/11/ini-panggung-ku-engkau-larang-aku-datang/

Komentar

News Feed