oleh

Polisi Melakukan Penyelidikan Terkait Longsornya Material Tambang Batu Bara PT. KIM Yang Menewaskan Seorang Pekerja

KABUPATEN BUNGO, JAMBI- Seorang pekerja tambang di Kabupaten Bungo menjadi korban kecelakaan kerja di sebabkan longsoran material Over Burder (OB) dilokasi tambang batu bara milik PT. Kuansing inti Makmur (KIM). Korban ditemukan meninggal dunia Kamis (15/10/2020) sekira pukul 10:00 WIB, Dusun Tanjung Belit Kecamatan Jujuhan Kabupaten Bungo.

Korban langsung dievakuasi ke kamar mayat RSUD H Hanafie Muara Bungo Pada Hari Jumat (16/10/2020) sekira pukul 06 pagi.

Adapun identitas korban, Hendra Sahputra Saragi (28) warga Dusun Tanjung belit Kecamatan Jujuhan Kabupaten Bungo.

Kejadian naas ini berawal pada saat Korban Hendra (28) yang merupakan pengawas lapangan diarea disposal tambang PT. KIM melakukan kontrol terhadap alat-alat berat yang tengah beroperasi.

Pada saat korban sedang mengarahkan alat berat jenis dozer untuk membuang Over Burden (OB) atau lapisan tanah yang menutupi batu bara pada ketinggian lebih kurang 20 Meter dari dasar tanah.

BACA JUGA:  Yanti Gajah Penghuni Taman Rimba Jambi Mati

Tiba-tiba material OB mengalami longsor yang membuat korban terbawa longsoran Over Burder tersebut, kira-kira berjarak lebih kurang 5 meter dari korban turut terbawa longsoran Over Burder dan 1 unit doser yang dioperasikan oleh Mubin (45).

Akibat kejadian ini seluruh aktivitas di area tambang batu bara PT. KIM untuk sementara di hentikan.

Kapolres Bungo AKBP. Mokhamad Lutfi,S.I.K melalui Kasat Reskrim Polres Bungo AKP. Muhammad Riedho Syawaluddin Taufan,S.I.K menyebut untuk jasad korban dalam kondisi mengenaskan.

BACA JUGA:  Panglima TNI Pastikan Netralitas TNI Dalam Pilkada Serentak Tahun 2020

“Bahwa leher dan tangannya putus,
sementara kecelakaan kerja diduga karena lubang tambang runtuh, sehingga menimbun pekerja,” katanya

Namun, polisi akan memastikan penyebab peristiwa itu dengan menunggu hasil penyelidikan dan akan berkoordinasi dengan dinas terkait.

“Apakah nanti ditemukan ada kelalaian dari perusahaan,” tukasnya. (lampukuning.id/Gas)

Komentar

News Feed