oleh

Siswa dan Guru SMA Titian Teras Terkonfirmasi Covid-19

JAMBI – Laju penularan Covid-19 di SMA Titian Teras Haji Abdoerrahman Sayoeti (HAS) Pijoan semakin menjadi-jadi. Setelah sebelumnya 15 siswa kelas XI dinyatakan positif, kelanjutannya pada Minggu (28/3/2021) bertambah 40 siswa dan 1 guru yang terkonfirmasi Covid-19.

Juru bicara satgas penanganan Covid-19 Provinsi Jambi Johansyah mengatakan hasil tracking terhadap 1 siswa (Kelas XI) SMA TT yang terpapar Covid pertama kali (20/3), dilakukan pemeriksaan lanjutan terhadap siswa kelas X.

Ternyata  tak satu angkatan, pada pemeriksaan kedua ditemukan 10 siswa positif. Lalu pada pemeriksaan swab PCR yang ketiga ditemukan lagi 30 siswa positif. “Sebanyak 40 siswa tambahan yang positif Covid-19, merupakan kelas X,” katanya.

Baca Juga  Meski yang Terkonfirmasi Positif Bertambah, Pasien dari Cluster Ponpes Al Hidayah Juga Ada yang Sembuh

Disamping itu terdapat juga hasil positif Covid-19 tenaga pendidik (guru) 1 orang. “Jadi total semua positif Covid-19 di SMA TT sebanyak 56 positif,” jelasnya, dilansir dari mediajambi.com grup siberindo.co.

“Pasien terkomfirmasi positif, kata Johansyah, sudah dilakukan isolasi terhadap di Bapelkes, BPSDM dan di Tempat Isolasi Muaro Jambi di Sengeti,” tambah Johansyah.

Baca Juga  Disbudpar Analisis Dampak Pembangunan PLTA di Air Terjun Telun Berasap

Kata Johansyah, hasil tracking (pelacakan) Covid-19 untuk SMA TT belum berhenti. “Belum (selesai tracking, red), terhadap orang tua dan keluarga terus kita lakukan,” terangnya.

Sebelumnya Johansyah mengatakan, tes pelacakan Covid-19 dilakukan ke seluruh warga sekolah, walaupun berbeda asrama kelas X dan XI (siswa pertama positif) namun ada pada tempat tertentu siswa melakukan kegiatan bersama seperti di tempat ibadah.

Adapun angkah-langkah yang dilakukan terhadap SMAN TT adalah Berkoordinasi dengan dinkes Provinsi. Bagi kelas XI yang sudah dipulangkan agar dilakukan rapid antigen secara mandiri atau di koordinasi test di lab kesda.

Baca Juga  Pasien Covid-19 Jambi Bertambah 16, yang Sembuh Tambah 39 Orang

Selanjutnya untuk kelas X dipulangkan, namun test rapid antigen terlebih dahulu, jika negatif baru boleh pulang, sampai dirumah tetap isolasi mandiri. “Semua guru dan tata usaha agar di rapid test antigen. Sekolah  diliburkan sampai batas waktu yang tidak ditentukan,” ujar Johansyah. (*/cr1)

News Feed