KERINCI – Cuaca di kabupaten Kerinci dan kota Sungai Penuh, dalam sepekan terakhir terus diguyur hujan, Masyarakat pun diminta mewaspadai cuaca ekstrim ini, mengingat musim hujan masih akan berlangsung hingga April nanti.
Hal itu disampaikan oleh kepala BMKG Kerinci, Kurniangsih dikonfirmasi, Selasa (30/3/2021) kemarin. Dia mengatakan saat merupakan puncak musim hujan.
“Daerah Kerinci dan kota sungai penuh masih merupakan puncak musim hujan pada bulan Maret dan April,”jelasnya.
Berkaitan dengan hal tersebut, dia meminta agar masyarakat tetap waspada. Dimana cuaca ekstrim hujan lebat yang disertai petir dan angin kencang sering terjadi pada sore dan malam hari.
“Karena dapat mengakibatkan terjadinya banjir, Banjir bandang, genangan air dan tanah longsor,” jelasnya, dilansir dari jambione.com grup siberindo.co.
Diketahui hujan yang menguyur sepekan terakhir ini membuat banyak wilayah Kerinci banjiran. Seperti di Kecamatan Kayu Aro Air Hangat, Danau Kerinci, Bukit Kerman dan lainnya. Ratusan rumah warga tergenang air.
Bukan hanya banjir, musibah tanah longsor juga terjadi dibeberapa titik. Seperti pada Senin malam longsor terjadi di jalan puncak Sungai Penuh- Tapan.
Longsor juga terjadi di perbatasan Kerinci-Merangin, tepatnya di desa birun, Kecamatan Pangkalan Jambu, Kabupaten Merangin. Hal itu membuat jalan nasional tersebut lumpuh total. (*/cr1)










