SAROLANGUN– Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sarolangun menghimbau masyarakat agar lebih waspada akan potensi hujan lebat hingga angin kencang di Sarolangun.
Hal ini disampaikan langsung oleh Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Sarolangun, Yen Aswadi. Menurutnya, berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) pada bulan Februari 2021 ini hujan lebat disertai angin kencang diperkirakan akan terjadi 4 Kecamatan dalam wilayah Kabupaten Sarolangun yakni Kecamatan Limun, Batang Asai, Cermin Nan Gedang (CNG) dan Kecamatan Sarolangun.
“Untuk cuaca saat ini kami baru mendapat informasi dari BMKG bahwa di Februari ini terjadi hujan lebat dan angin kencang yang terjadi dibeberapa Kecamatan. Kecamatan Limun, Batang Asai, CNG dan sebagian di Sarolangun,” ujarnya Senin (15/2/2021) kemarin.
Ia menyebutkan, dalam bulan Februari 2021 ini akan menjadi puncak dari musim penghujan ataupun peralihan untuk wilayah Sarolangun, seperti dilansir dari jambione.com grup siberindo.co.
“Berdasarkan informasi dari BMKG memang puncak musim penghujan, mungkin bisa jadi juga peralihan dari musim penghujan ke musim panas,” katanya lagi.
Ia menghimbau kepada masyarakat yang bermukim di sekitar sungai untuk tetap waspada akan potensi terjadinya bencana alam.Selain itu, ke depan dia meminta agar masyarakat yang berencana menuju ke Kecamatan Batang Asai untuk berhati-hati akan bencana yang rawan seperti longsor.
“Mungkin bagi masyarakat yang ingin ke Batang Asai kami ingatkan juga untuk tetap berhati-hati bila mungkin terjadi longsor,” ungkapnya.
Dikatakannya lagi, perkiraan musim hujan dan peralihan ini akan berpotensi terus terjadi hingga bulan Maret 2021 mendatang.
“Diperkirakan mungkin sampai bulan Maret, tapi itu baru perkiraan dan kita juga tidak tahu. Jadi sampai bulan Maret kita menghimbau agar tetap waspada,” pungkasnya. (*/cr1)











Komentar