oleh

Sudah 490 Orang Positif Corona di Jambi, 11 Meninggal

JAMBI- Kasus positif Covid-19 di Provinsi Jambi terus bertambah. Bahkan, Selasa (29/9) kemarin, terjadi rekor tertinggi penambahan kasus baru. 23 orang dalam satu hari. Selain kasus baru, juga terjadi penambahan pasien Covid-19 yang meninggal. Yaitu dua orang. Kini total jumlah pasien positif corona di Jambi menjadi 490 orang. 11 Orang meninggal dan 265 orang sembuh.

Keterangan tertulis dari Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Jambi, Johansyah menyebutkan, penambahan 23 kasus positif terbaru tersebar di 4 Kabupaten dan kota Jambi. Rinciannya, dari Kabupaten Tanjab Barat 9 orang, Kota Jambi 8 orang, Tanjung Jabung Timur 3 orang dan dari Kabupaten Bungo 2 orang.

Sementara dua pasien meninggal dunia berasal dari Tanjab Barat dan Merangin. Yaitu

pasien 483 inisial AL, 63 Thn, meninggal tanggal 24 september 2020 dan pasien 475, inisial TH umur 66 tahun meninggal pada tanggal 25 september 2020.

Johan menjelaskan, pasien Asal Tanjab Barat meninggal pukul: 12.15 Wib. “Diagnosa Hiperglikemia ec DM tipe 2 dan suspek Covid-19 Begitu rapid reaktif, langsung uji swab. Almarhum di makamkan prosedur covid-19,” katanya.

Baca Juga  Jambidaily.com (Indonesiadaily.co.id Group) Juara II Teritorial Sumbagteng Kategori CSR Anugerah Jurnalistik Pertamina

Sedangkan pasien asal Kabupaten Merangin, mulai dirawat sejak Senin, 21 September 2020.  Almarhum dirawat di RS Raudah Bangko dengan keluhan penyakit jantung. Setelah dirawat 3 malam kondisi agak memburuk. Lalu dirujuk ke RSUD Bangko, karena membutuhkan ventilator. Dirawat semalam, keadaannya semakin memburuk. Lalu dirujuk ke RSUD HH Bungo, langsung masuk ruang ICU, keadaan tetap memburuk. Kemudian, dilakukan uji Swab karena kondisi pasien mirip gejala berat covid-19.

Baca Juga  Satika Simamora Sang Pejuang Kaum Tenun Ulos Tapanuli Utara

“Besoknya siangnya, Jum’at, 25 September 2020, pukul: 13.00 Wib, pasien meninggal. Walau belum keluar hasil swab, tetap pemulangan jenazah dengan protokol kesehatan karena terduga dan suspek serta probable Covid-19. Malamnya dimakamkan dengan prosesi protokol kesehatan untuk jenazah covid-19, oleh tenaga medis,” jelasnya.(kum/jambione.com)

 

 

Komentar

News Feed