JAMBI.SIBERINDO.CO – Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jambi didampingi Biro Sumber Daya Manusia (SDM) Kementerian Agama RI menyelenggarakan Penilaian Kompetensi Jabatan Manajerial pada Selasa (4/8/2026) di aula kantor.
Penilaian kompetensi ini diikuti sebanyak 49 orang sebagai kandidat terpilih yang disaring berdasarkan kriteria kebutuhan penyaringan dan penilaian berbasis kompetensi guna mengisi kekosongan jabatan manajerial strategis untuk jabatan pengawas (eselon IV) dan jabatan administrator (eselon III).
Kepala Bagian Tata Usaha, Faizan menyampaikan bahwa penilaian kompetensi ini merupakan bagian dari komitmen penegakan kebijakan dan manajemen sumber daya manusia yang berdasar pada kualifikasi, kompetensi, dan kinerja yang diterapkan secara adil dan wajar tanpa diskriminasi (sistem merit). Dan merupakan implementasi manajemen talenta di lingkungan Kementerian Agama. Penilaian kompetensi ini bertujuan untuk memetakan potensi, mengukur kapasitas manajerial pegawai secara objektif, transparan, dan ilmiah.
Penilaian kompetensi ini menggunakan metode standar terpadu Assessment Center dengan berbagai instrumen simulasi ilmiah untuk menggali potensi kepemimpinan dan manajerial peserta.
Kakanwil, Mahbub Daryanto menuturkan bahwa dinamika sosial keagamaan dan akselerasi teknologi menuntut tata kelola birokrasi Kementerian Agama untuk bergerak lebih lincah (agile), responsif, dan berbasis data. Untuk menggerakkan organisasi sebesar ini, kita membutuhkan jajaran pejabat manajerial yang tangguh, memiliki visi yang tajam, serta mampu mengeksekusi kebijakan secara cepat dan tepat di lapangan.
Jabatan administrator dan pengawas merupakan penugasan resmi dari negara yang wajib dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan hasil kerja yang nyata.
Penilaian kompetensi ini sebagai pengelolaan karir modern di mana penempatan jabatan didasarkan pada pemetaan kotak talenta pegawai yang akurat dan objektif.
Melalui metode assessment center ini merupakan corak penempatan pejabat ke depan murni ditentukan oleh tiga variabel utama, yaitu: kualifikasi yang linier, rekam jejak kinerja yang bersih, serta kompetensi yang teruji secara ilmiah melalui hasil penilaian kompetensi ini.
Rekomendasi, analisis, dan hasil potret kompetensi yang dihasilkan dari proses ini akan menjadi instrumen utama dan panduan strategis bagi saya dalam mengambil kebijakan penataan struktural ke depan melalui hasil yang murni demi kemajuan instansi.
Penilaian kompetensi ini berlangsung yang dipandu oleh Ketua Tim Assessment Center Biro Sumber Daya Manusia Kementerian Agama RI, Pieter Reynold Mochliat bersama beberapa jajaran tim asesor pusat berlangsung pada tanggal 4 – 6 Agustus 2026 melalui simulasi analisis kinerja dan wawancara kompetensi.










