oleh

Hingga Malam, Mahasiswa Kembali Ditemui Ketua DPRD Provinsi Jambi

JAMBI – Aksi mahasiswa menolak Omnibus Law Cipta Kerja di DPRD Provinsi Jambi, masih berlangsung hingga malam hari (Kamis, 08/10/2020) di halaman kantor Gubernur Jambi.

Dari pantauan jambidaily.com, massa yang berasal dari berbagai BEM Kampus yang ada di kota Jambi tersebut masih berkumpul dan belum meninggalkan lokasi sedari Pukul: 08.00 wib.

Ketua DPRD provinsi, Edi Purwanto bersama wakilnya Rocky Chandra menemui mahasiswa saat awal kedatangan massa “Kami bersama rekan-rekan, untuk kepentingan rakyat kita berdiri bersama. kami mendukung apa yang menjadi tuntutan serta aspirasi dari rekan-rekan mahasiswa. Jika perlu kita tanda tangani bersama untuk disampaikan ke DPRD RI. Maka mari perwakilan 30 orang kita diskusi kedalam, dan hasilnya kita akan sampaikan bersama disini. Saya mohon maaf karena keterbatasan gedung kita, tidak mungkin menampung semuanya,” Ujar Edi Purwanto.

Baca Juga  Diundang KSAD, Ketua MUI, Wapres Bakal Akan Hadiri Isra Mi'raj di Cianjur

Mahasiswa tidak menerima dukungan tersebut, massa tersulut untuk menembus barikade polisi juga terlihat lemparan botol air mineral melayang diudara. Aparat terpaksa melepaskan tembakan gas air mata dan watercanon, walaupun massa menjauh namun lemparan batu tetap terlihat.

Melihat massa belum membubarkan diri, karena ricuh pagar utama sempat dikunci untuk meredam massa. Lantas dibuka dan berkumpul di halaman kantor Gubernur Jambi, kembali ditemui oleh Ketua DPRD provinsi, Edi Purwanto bersama wakilnya Rocky Chandra.

Baca Juga  Ardy Daud Sambut Kedatangan Kapolda Jambi Irjen Pol Albertus Rachmad Wibowo

Dalam dialog tersebut, mahasiswa turut menyampaikan protesnya terkait tembakan gas air mata yang dilepaskan aparat keamanan.

Juga termasuk adanya temuan diduga bekas tembakan peluru tajam di kaca jendela DPRD provinsi Jambi. “Kita akan memberikan kesempatan kepada institusi polri untuk mendalami dan mencermati tuntutan adik-adik, lalu permasalahan temuan bekas tembakan, kita harus kawal bersama-sama karena menyangkut keselamatan semua orang,” Tegas Edi Purwanto.(*/jd)

Baca Juga  Waspadai Distorsi Sejarah Baru

 

 

(Hendry Noesae/www.jambidaily.com)

 

 

Komentar

News Feed