oleh

Karena Berebut Lahan Perkebunan Dua Desa Nyaris Bentrok di Kerinci

KERINCI – Konflik lahan perkebunan memicu perseteruan antara dua desa di Kerinci. Kondisi dua desa ini sudah mulai memanas sejak Minggu (25/10/2020) hingga Senin  (26/10/2020) .

Dua Desa yang nyaris bentrok tersebut yakni Desa Semerap, Kecamatan Keliling Danau dengan Desa Muak, Kecamatan Bukit Kerman, Kabupaten Kerinci.

Bahkan, menurut informasi, saat ini ratusan warga Desa Semerap dengan membawa senjata tajam berupa tombak dan parang, sudah berada di perbatasan di Desa Muak.

Baca Juga  Ahmad Muzani: Prabowo Instruksikan Bantu Korban Banjir Kalteng

Begitu juga warga Desa Muak, sudah melakukan pemblokiran jalan dengan menebang kayu besar yang melintang di tengah-tengah jalan.

Salah satu warga sekitar yang tidak ingin identitasnya disebutkan, mengatakan, ratusan warga Desa Semerap sejak pukul 10.00 WIB pagi tadi sudah mulai berdatangan mengendarai sepeda motor.

Mereka, kata dia, membawa sajam jenis parang dan tombak ke perbatasan desa Muak.

Baca Juga  Meski yang Terkonfirmasi Positif Bertambah, Pasien dari Cluster Ponpes Al Hidayah Juga Ada yang Sembuh

“Untungnya pihak Kepolisian, TNI, dan Pemda sudah berada di lokasi untuk melakukan pengamanan dan mencoba melakukan penyelesaian,” ujar sumber, yang berada di lokasi.

Namun dia mengaku belum mengetahui pasti penyebab konflik itu. Hanya saja, informasi yang ia terima, diduga sementara persoalan tanah perladangan di area Desa Muak.

Sayangnya, pihak kepolisian belum berhasil dimintai keterangan. Pihak Kepolisian, Brimob dan TNI, sudah berada di lokasi untuk melakukan pengamanan. (IMCNews.ID)

Komentar

News Feed