oleh

Siswa di Kota Jambi Tetap Sekolah Saat Ramadhan

JAMBI– Hingga kini, sudah lebih dari 4000 tenaga pengajar di Kota Jambi divaksinasi. Oleh karena itu, pemerintah Kota Jambi mewacanakan di bulan Ramadhan nanti siswa di Kota Jambi tetap bersekolah. Hal itu disampaikan oleh Wali Kota Jambi, Syarif Fasha usai paripurna di Gedung DPRD Kota Jambi, Rabu (7/4/2021).

“Tetap masuk seperti biasa. Sehari masuk, sehari libur. Kalau libur nanti kasihan mereka. Karena sudah lama dirumah, kalau disuruh memilih mau sekolah atau dirumah pasti mereka mau sekolah,” ujar Fasha.

Sementara saat ditanya jumlah guru yang positif Covid-19, Fasha mengatakan jumlahnya tak signifikan. “Dari jumlah 4.000 itu, hanya ada puluhan yang positif,” katanya.

Sementara saat ditanya adanya lonjakan kasus, Fasha mengatakan karena masih adanya swab.

“Kalau tidak mau meningkat kasusnya tidak usah lagi melakukan swab. Karena pemerintah teruma Kota Jambi saat ini tengah melakukan swab terhadap tenaga kependidikan. Sekolah negeri sudah selesai, sekarang giliran sekolah-sekolah swasta,” tambahnya, dilansir dari jambione.com grup siberindo.co.

Kata Fasha, jika tidak mau ada kasus positif atau ada penambahan maka tidak perlu lagi ada swab. “Kita stop saja, sudah selesai. Tapi yang penting itu masih linier, dalam artian misalnya kita vaksin 100 lalu yang positif ada lima atau sepuluh itu masih wajar, tapi kalau vaksin 100 lalu yang positif 500 itu tidak linier,” kata Fasha.

BACA JUGA:  Positif Corona di Jambi Sudah 1.384 Orang, Sembuh 860, dan Meninggal 25 Orang

Saat ditanya mengenai pembelajaran tatap muka (PTM) saat ini, Fasha mengaku belum ada usulan dari kepala sekolah atau dinas pendidikan. “Masih sistem lama, sehari masuk, sehari libur. Kalau vaksin sudah lebih banyak, bisa saja ditambah nanti, atau bahkan bisa full seperti biasa,” katanya.

Sementara kata Fasha, Satgas Penanganan Covid-19 saat ini masih bekerja seperti biasa. Selalu mengingatkan masyarakat untuk menjaga Protokol Kesehatan (Prokes). “Tapi kesadaran masyarakat jauh meningkat, jadi kalau Satgas tidak turun ke jalan atau kepalangan jangan dibilang males. Karena kesadaran masyarakat jauh lebih meningkat sekarang,” kata Fasha. (*/cr1)

News Feed