oleh

42 Nakes Sungai Penuh Terpapar Covid-19

SUNGAI PENUH -Selama pandemi berlangsung Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Sungai Penuh telah mencatat sebanyak 42 tenaga kesehatan telah terpapar Covid-19.

Hal ini disampaikan langsung oleh Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes kota Sungai Penuh, Hatmizar. “Sekarang ini tenaga kesehatan kita yang sudah positif terpapar Covid-19 di Kota Sungai Penuh ada sebanyak 42 orang,”ungkapnya Sabtu (13/02/2021) kemarin.

Ia menjelaskan angka itu bertambah, dimana dari bulan Maret 2020 – awal Februari berjumlah 35 orang nakes, yang terdiri dari dokter dan tenaga kesehatan lainnya.

Baca Juga  Kerinci Banjir, Ratusan Rumah Terendam

Seperti dikutip dari jambione.com grup siberindo.co, “Pada hari ini kembali diumumkan 21 orang warga kota Sungai Penuh yang terkonfirmasi positif Covid-19 dan 7 diantaranya merupakan tenaga kesehatan, yang terdiri dari tenaga kesehatan di puskesmas, tenaga surveilans dan nakes RS H. Bakri,” jelasnya.

Hatmizar memastikan, saat ini seluruh nakes yang terkonfirmasi Covid-19 itu sudah ditindaklanjuti oleh Dinkes Kota Sungai Penuh. Mulai dari pelacakan kontak erat, hingga pemberlakuan karantina dan isolasi mandiri.

Baca Juga  Sungai Penuh Terima 1.000 Dosis Vaksin Covid-19 Tahap II

“Kita imbau kepada seluruh masyarakat kota Sungai Penuh untuk senantiasa disiplin menerapkan protokol kesehatan, memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan pakai sabun di air mengalir, mengindari kerumunan dan membatasi mobilitas serta interaksi,” lanjutnya.

Sementara itu, berdasarkan catatan Satgas Penanganan Covid-19 Kota Sungai Penuh hingga 13 Februari 2021 angka kasus sudah mencapai 375 orang terkonfirmasi Covid-19 sejak awal pandemi.

Baca Juga  Rachmad Wibowo Tinjau Kampung Bantar Tangguh Hadapi Covid-19

Dari jumlah kumulatif itu, 276 orang sudah dinyatakan sembuh, 3 orang dinyatakan meninggal dunia akibat Covid-19 dan 96 orang masih aktif terkonfirmasi Covid-19 serta menjalani isolasi dan karantina, baik itu di RSUD MHA Thalib Kerinci, RS H. Bakri Sungai Penuh, maupun menjalani isolasi mandiri di rumah. (*/cr1)

Komentar

News Feed