Mediajambi.com – Penyebaran Covid-19 di Provinsi Jambi, nampaknya mulai tak terkendali. Bahkan saban hari terus terjadi penambahan. Hingga saat ini sudah 916 orang yang terkomfirmasi, Kamis 14 Oktober 2020.
Juru bicara Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Jambi, Johansyah mengatakan Tim Gugus Tugas Covid-19 Pusat telah menetapkan Kota Jambi masuk zona merah atau penyebaran dengan risiko tinggi. “Wilayah dengan risiko tinggi artinya penyebaran virus tak terkendali. Transmisi lokal telah terjadi dengan cepat dan wabah menyebar secara luas serta banyak klaster-kluster baru,” ujar Johansyah.
Menurutnya risiko penyebaran Covid-19 di Kota Jambi memperoleh skorting dengan kategori merah dan 6 kabupaten/kota lainnya masuk dalam zona risiko sedang. “Hanya 4 kabupaten/kota yang berzona redah,” ucapnya.
Enam wilayah yang berada di zona risiko sedang yaitu Muarojambi, Tanjab Barat, Bungo, Tebo, Merangin dan Kerinci. Sedangkan 4 wilayah lain masih dalam zona kuning yaitu Sorolangun, Sungaipenuh, Tanjab Timur dan Batanghari.
Untuk diketahui hari ini Kamis (15/10/2020) terjadi penambahan 23 orang lagi. Sehingg berjumlah 916 orang sebelumnya 893 orang. Dari 23 orang terkonfimasi Covid-19. Dengan sebaran dari Kota Jambi 10 orang, 9 dari Muaro Jambi dan 4 orang dari Bungo.
Selanjutnya dari 916 orang yang terkonfirmasi di Provinsi Jambi terbanyak dari Kota Jambi 375 orang diikuti Muarojambi 130 orang, dan Tanjab Barat 116 orang kabupaten/kota lainnya dibawah 100 orang.(mas)











Komentar