JAMBI – Dalam menyambut bulan suci ramadan 1442 H, diharapkan seluruh masjid yang ada di Kota Wakil dapat terjaga kebersihannya. Selain mengingat saat ini masih berada di tengah pandemi, jadi sangat penting untuk menjaga kebersihan masjid, yang nantinya akan diramaikan umat muslim menjalankan ibadah di bulan suci ramadan.
Tak hanya kebersihan, namun juga pengeras suara di tiap masjid, juga diharapkan tidak bermasalah. Inilah yang diinginkan Wakil Wali Kota Jambi, Maulana, yang juga menjabat sebagai Waketum Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Jambi.
“Bagaimana kondisi sound di masjid itu penting, apakah baik atau buruk maka kita kunjungi beberapa masjid beberapa waktu lalu untuk dilakukan perbaikan pada system sound di masjid. Alhamdulillah kita sudah punya tim yang dilatih,” terang Maulana, kemarin.
Dirinya pun berpesan kepada tim pembersihan dan pengecekan sound masjid, agar jangan melihat dari honor yang diterima. Melainkan jadikanlah apa yang dikerjakan mereka menjadi suatu amal ibadah, yang tentunya sangat berguna baik di dunia maupun akhirat.
“Kondisi apapun di lapangan di bawah tanggung jawab Kabag Kesra dan utamanya Asisten 1 Kota Jambi. Kita sudah melepas timnya beberapa waktu lalu,” timpalnya.
Memang kata Maulana, tim ini tidak dapat menyasar seluruh masjid. Sehingga memang menjelang ramadan tahun ini, ada 30 masjid yang tersebar di Kota Jambi yang akan didatangi tim ini.
“Tentu tidak semua, ini tiap tahun akan berganti-gantian. Untuk masjid yang tidak didatangi tim, bisa melakukan pembersihan dan pengecekan sound bersama warganya. Karena kalau bukan kita siapa lagi,” jelasnya, dilansir dari jambione.com grup siberindo.co.
Sementara itu, Sekretaris DMI Kota Jambi, Mukhlis menyebutkan, adanya program pembersihan dan pengecekan sound masjid ini juga bersumber dari hibah yang diterima DMI Kota Jambi. Biasa dilakukan menjelang bulan suci ramadan.
“Kita ingin masjid-masjid kita yang kita kunjungi menjelang bulan suci Ramadan sudah stand by. Kebersihannya dijamin, sound systemnya juga terjaga dengan baik dan Insya Allah jamaah yang melakukan ibadah di masjid yang kita lakukan pembersihan dan cek sound ini dapat melaksanakan ibadah dengan nyaman,” ujar Mukhlis.
Ditambahkan Mukhlis, tahun 2021 DMI kota Jambi mendapatkan dana hibah sekitar Rp 220 juta yang digunakan berbagai macam kegiatan. Salah satunya program cek sound dan kebersihan masjid. Selain itu, tambah Mukhlis, DMI kota Jambi juga akan melakukan pelatihan-pelatihan bagi pengurus masjid.
“Jadi tahap pertama ini kita melakukan kegiatan untuk 8 masjid di beberapa Kelurahan yang ada di kota Jambi. Nanti pada bulan puasa istirahat dan disambung setelah bulan puasa sampai dengan bulan November 2021 tetap melaksanakan kegiatan. Dan jumlah masjid yang kita lakukan kegiatan ini sekitar 30 masjid di 11 Kecamatan,” pungkas Mukhlis. (*/cr1)










